SEMARANG — Motor Vario putih milik guru SMP N 28 Semarang, Benny Priaaji, yang hilang saat bertamu di rumah temannya di Krajan Mangkang Wetan, Kecamatan Tugu, Semarang, akhirnya kembali. Pelaku mengembalikan motor tersebut tiga hari kemudian sekaligus meninggalkan surat permintaan maaf di dalam jok. Kejadian ini mengejutkan tokoh masyarakat setempat karena terduga pelaku diduga warga lokal.
Motor itu hilang ketika Benny memarkirkannya di depan rumah Gilang pada Jumat siang. Selang tiga hari, motor ditemukan di lokasi yang tak jauh dari tempat hilangnya pada Senin dini hari.
Sebelum menggasak motor Benny, pelaku sempat gagal mencuri motor di kampung Dondong Wonosari. Aksi itu berakhir gagal karena pelaku kepergok warga dan jatuh ke selokan. Dalam keadaan panik, pelaku lari ke arah utara, sempat membuang helm kuning bertuliskan Maxim dan jaket biru, lalu mengambil motor yang terparkir di depan rumah Gilang.
Surat Permintaan Maaf di Dalam Jok
Tokoh masyarakat Mangkang, Kadar Lusman, yang akrab disapa Pilus, mengaku terkejut mengetahui motor tersebut sudah kembali. Setelah polisi membuka jok motor, ditemukan secarik surat berisi permintaan maaf dari pelaku.