Pencarian

Pemprov Jateng Gandeng KSAD Olah Timbunan Sampah TPA Jatibarang Semarang Jadi Bahan Bakar Solar

Sabtu, 29 Agustus 2026 • 19:16:01 WIB
Pemprov Jateng Gandeng KSAD Olah Timbunan Sampah TPA Jatibarang Semarang Jadi Bahan Bakar Solar
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menggandeng KSAD untuk mengolah timbunan sampah TPA Jatibarang, Semarang, menjadi bahan bakar solar.

SEMARANG — Timbunan sampah yang selama ini menjadi masalah kronis di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatibarang, Kota Semarang, bakal disulap menjadi energi alternatif. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyatakan pihaknya akan menggandeng KSAD untuk merealisasikan pengolahan sampah menjadi bahan bakar solar.

Rencana ini disampaikan Luthfi usai menerima penghargaan kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) dalam Malam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Regional Jawa-Bali Batch II 2026.

Model Aglomerasi untuk Empat Kawasan Raya

Luthfi menjelaskan, pengolahan sampah tidak bisa lagi dilakukan secara parsial. Pemprov Jateng kini membagi skema berdasarkan volume timbulan sampah harian di tiap wilayah.

Untuk kawasan dengan produksi sampah di atas seribu ton per hari, penanganannya diarahkan melalui model aglomerasi dan regional dengan konsep Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL). Skema ini tengah dikembangkan lewat kerja sama dengan Danantara dan mencakup empat wilayah: Semarang Raya, Pekalongan Raya, Tegal Raya, serta Soloraya.

RDF untuk Volume 100-200 Ton dan Investasi di Soloraya

Untuk skala yang lebih kecil, yakni volume sampah sekitar 100 hingga 200 ton per hari, pemprov menerapkan model Refuse Derived Fuel (RDF). Melalui skema ini, sampah diolah menjadi bahan bakar alternatif untuk pabrik semen.

Teknologi RDF tersebut dinilai sudah terbukti dan telah diterapkan di sejumlah kabupaten, di antaranya Cilacap, Banyumas, Kudus, Magelang, dan Kebumen.

Di luar Jatibarang, perhatian juga diarahkan ke kawasan Soloraya. Luthfi menyebut sudah ada investor yang diarahkan untuk melihat langsung peluang pengembangan sektor pengolahan timbunan sampah di wilayah tersebut.

Program Desa Mandiri Sampah untuk Tekan Timbulan dari Hulu

Menurut Luthfi, penanganan sampah yang hanya berfokus pada gunungan di tempat pembuangan akhir tidak akan menyelesaikan akar masalah. Pengelolaan dari sisi hulu dinilai sama pentingnya untuk mencegah volume sampah terus bertambah setiap hari.

Karena itu, Pemprov Jateng mendorong program desa mandiri sampah. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat agar mampu mengelola sampah secara mandiri sejak dari sumbernya, sehingga beban TPA perlahan bisa berkurang.

Rencana pengolahan sampah Jatibarang menjadi solar ini merupakan bagian dari upaya pemprov mencari solusi jangka panjang atas persoalan yang selama bertahun-tahun membelit kota Semarang, sekaligus mendorong pemanfaatan sampah sebagai sumber energi terbarukan.

Follow jatenglink.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: indoraya.news

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks