Pencarian

KKN Tematik UNS 2026 Bagikan 950 Bibit Cabai ke Warga Kamijoro Bantul, Ajak Manfaatkan Pekarangan untuk Panen dari Rumah

Minggu, 30 Agustus 2026 • 00:16:02 WIB
KKN Tematik UNS 2026 Bagikan 950 Bibit Cabai ke Warga Kamijoro Bantul, Ajak Manfaatkan Pekarangan untuk Panen dari Rumah
bibit cabai dibagikan Kelompok 08 KKN Tematik UNS 2026 kepada warga Padukuhan Kamijoro, Bantul.

BANTUL — Langkah membangun ketahanan pangan tidak harus dimulai dari hamparan sawah luas. Di Padukuhan Kamijoro, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan, Bantul, upaya itu justru dimulai dari sudut-sudut pekarangan rumah warga.

Kelompok 08 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta 2026 menyalurkan 950 bibit cabai kepada masyarakat yang tersebar di tujuh RT. Setiap kepala keluarga menerima tiga bibit untuk dirawat dan dibudidayakan secara mandiri di lingkungan rumah masing-masing.

Pemilihan cabai bukan tanpa alasan. Komoditas ini dekat dengan kebutuhan harian masyarakat, sehingga hasil panen nantinya bisa langsung dimanfaatkan untuk memenuhi dapur rumah tangga.

Persiapan Bibit: Adaptasi Dua Hari Sebelum Dibagikan

Rangkaian kegiatan berlangsung sekitar satu minggu, mulai dari persiapan hingga pendistribusian. Sebelum sampai ke tangan warga, bibit cabai dipindahkan ke dalam polybag berisi media tanam dan membutuhkan waktu dua hari untuk beradaptasi dengan kondisi lingkungan setempat.

Proses pemindahan dilakukan hati-hati karena akar tanaman masih rentan. Selama masa persiapan, bibit ditempatkan pada kondisi yang sesuai agar tetap tumbuh prima hingga waktu pembagian tiba.

Setelah siap, mahasiswa berkoordinasi dengan ketua RT di tujuh wilayah. Koordinasi ini memastikan pendistribusian berjalan tertib dan merata, dengan mekanisme penyerahan bibit melalui masing-masing ketua RT agar jumlahnya sesuai jumlah kepala keluarga.

Edukasi Perawatan Cabai untuk Warga

Program ini tidak berhenti pada pembagian bibit. Warga juga mendapat edukasi singkat mengenai perawatan dasar tanaman cabai, termasuk penyiraman dan pemeliharaan, agar bibit yang diterima tumbuh baik hingga masa panen.

Dengan pendampingan itu, masyarakat diharapkan berperan aktif merawat tanamannya sendiri, bukan sekadar menjadi penerima bantuan.

Pelaksanaan program mendapat dukungan Dukuh Kamijoro bersama anggota POKGIAT/LPMD, Sekretaris Desa, serta para ketua RT yang terlibat dalam penyerahan bibit secara simbolis.

Target Panen Tiga Bulan dan Keberlanjutan Program

Hingga tahap distribusi, program "Panen dari Rumah" mencapai target dengan tersalurkannya seluruh 950 bibit. Jika dirawat dengan baik, tanaman cabai diperkirakan mulai dipanen dalam waktu sekitar tiga bulan, tergantung kondisi pertumbuhan.

Keberlanjutan program kini berada di tangan warga sebagai penerima bibit. Perawatan berkelanjutan hingga masa panen diharapkan bisa mengurangi pengeluaran rumah tangga untuk membeli cabai.

Dalam jangka panjang, langkah sederhana ini menumbuhkan kesadaran warga akan pentingnya memanfaatkan lingkungan rumah secara produktif, menanamkan semangat kemandirian pangan dari ruang paling dekat dengan kehidupan: rumah sendiri.

Follow jatenglink.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: joglosemarnews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks