PEKALONGAN — Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekalongan mencatat 21 pasangan calon pengantin mengikuti Nikah Maulid 2026 yang digelar di Kanzus Sholawat. Kegiatan bertepatan dengan tahun 1448 Hijriah tersebut berlangsung lancar dan khidmat.
Kabag TU Kemenag Kota Pekalongan, Jaelani, mengatakan peserta Nikah Maulid berasal dari tiga wilayah berbeda. Selain Kota Pekalongan sebagai tuan rumah, ada pasangan dari Kabupaten Pekalongan dan Kabupaten Batang.
Siapa Saja Peserta Nikah Maulid 2026?
Dari sisi usia, peserta memiliki rentang yang cukup beragam. Peserta tertua tercatat berusia 55 tahun, sedangkan peserta termuda berusia 19 tahun.
Jaelani menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pasangan yang melangsungkan akad nikah dalam kegiatan tersebut.
"Kami menyampaikan selamat kepada saudara-saudara kita yang melaksanakan Nikah Maulid tahun 2026, 1448 Hijriah," kata Jaelani.
Ia berharap seluruh pasangan yang menikah dapat membangun keluarga yang sakinah, mawadah, dan warahmah.
"Alhamdulillah berjalan lancar dan mudah-mudahan semua menjadi harapan yang terbaik bagi kita semuanya, agar kelak mereka menjadi keluarga yang sakinah, mawadah, warahmat, dunia dan akhirat," ujarnya.
Semua Rangkaian Prosesi Digratiskan
Seluruh rangkaian Nikah Maulid diberikan secara cuma-cuma kepada para peserta. Tidak ada biaya yang dibebankan untuk prosesi akad nikah maupun rangkaian acara lainnya.
"Gratis, semuanya gratis, dan semuanya menjadi komitmen bersama sehingga menjadi kebaikan bagi kita," katanya.
Kebijakan penggratisan tersebut disebut sebagai komitmen bersama penyelenggara. Tujuannya meringankan beban calon pengantin yang ingin menikah secara resmi.
Kesan Peserta: Senang Bisa Ikut Nikah Massal
Salah satu pasangan peserta, Andre dan Melani, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan Nikah Maulid. Keduanya menyampaikan perasaan usai menjalani prosesi akad nikah.
"Perasaan saya senang bisa ikut nikah massal," ujar mereka.
Kegiatan Nikah Maulid di Kanzus Sholawat Kota Pekalongan menjadi agenda tahunan yang memfasilitasi pasangan calon pengantin dari berbagai daerah. Selain Kota dan Kabupaten Pekalongan, peserta dari Kabupaten Batang turut ambil bagian dalam prosesi tersebut.