TEGAL — Cerita tentang laut yang terluka, persahabatan yang tulus, dan harapan yang belum padam akan hadir di panggung Teater Arena Taman Budaya Kota Tegal. Pementasan "Mina dan Harapan Baru" dibagi dalam dua sesi untuk mengakomodasi antusiasme penonton, yakni pukul 14.00 WIB dan 16.00 WIB.
Dokkar Puppet Theatre menyebut pentas ini sebagai produksi terbesar mereka. Sejak 2024, kelompok ini telah mementaskan lima judul, namun baru kali ini tampil dengan skala penggarapan yang jauh lebih besar.
Kisah Dodo dan Mina: Persahabatan di Tengah Krisis Laut
Narasi pertunjukan mengikuti perjalanan Dodo, seorang anak nelayan yang bersahabat dengan ikan raksasa bernama Mina. Persahabatan keduanya berlangsung di tengah ancaman kerusakan ekosistem laut akibat eksploitasi.
Dari cerita sederhana itu, Dokkar meramu pesan tentang keberanian menjaga alam dan pentingnya harapan di tengah krisis lingkungan. Pertunjukan ini tidak hanya menyasar penonton anak-anak, tetapi juga keluarga.
Visual Lebih Kaya dan Panggung Dirancang Khusus
Berbeda dari produksi sebelumnya, "Mina dan Harapan Baru" mengandalkan penggarapan visual yang lebih kaya. Desain artistik dibuat kompleks dengan tata panggung yang dirancang khusus untuk ruang Teater Arena.
Sutradara sekaligus penulis naskah Legok SM menyebut pentas ini sebagai langkah penting bagi perjalanan kelompoknya.
"Ini pentas besar pertama kami. Kami ingin menjangkau lebih banyak penonton, terutama anak-anak dan keluarga, dengan pengalaman teater boneka yang lebih imersif dan berkesan," ujar Legok.
Ruang Refleksi bagi Keluarga di Tengah Hiburan Digital
Legok berharap pertunjukan ini bukan hanya menjadi hiburan, tetapi juga ruang refleksi bagi keluarga. Melalui medium boneka yang dekat dengan anak-anak, pesan tentang lingkungan diharapkan tersampaikan dengan cara yang hangat dan mudah dipahami.
Di tengah gempuran hiburan digital, Dokkar mencoba menghadirkan alternatif berupa pengalaman menonton langsung. Pertunjukan ini diharapkan tidak hanya memukau secara visual, tetapi juga meninggalkan pesan yang bertahan lama setelah lampu panggung padam.
Warga Kota Tegal dan sekitarnya yang ingin menyaksikan dapat memilih salah satu dari dua sesi yang tersedia pada 14 November 2026 mendatang.