Pencarian

Pemkot Solo Beri Penghargaan Memori Kolektif Bangsa ke Waldjinah hingga Gesang, DPMPTSP Raih Kearsipan Terbaik

Rabu, 28 Oktober 2026 • 07:17:01 WIB
Pemkot Solo Beri Penghargaan Memori Kolektif Bangsa ke Waldjinah hingga Gesang, DPMPTSP Raih Kearsipan Terbaik
Pemkot Solo menyerahkan Penghargaan Memori Kolektif Bangsa kepada Waldjinah, YPAC Surakarta, Supadi Ngaliman Tjondropangrawit, Gesang Martohartono, dan Martopangrawit dalam LARAS KRIDA 2026.

SURAKARTA — Lima penerima penghargaan itu adalah Waldjinah, maestro keroncong perempuan Indonesia; Yayasan Pembina Anak Cacat (YPAC) Surakarta; Supadi Ngaliman Tjondropangrawit, maestro tari Jawa klasik gaya Surakarta; Gesang Martohartono, maestro keroncong Indonesia; serta Martopangrawit, maestro karawitan.

Penyerahan berlangsung dalam Gelar Pengawasan Kearsipan Daerah (LARAS KRIDA) 2026 yang juga dihadiri Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah Rahma Nur Hayati serta Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Surakarta Purwanti.

Mengapa Arsip Dinilai Penting bagi Generasi Muda

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Surakarta Heny Ermawati menyatakan arsip memiliki nilai yang melampaui sekadar dokumen masa lalu. Arsip disebutnya menjadi sumber pengetahuan, dasar pengambilan kebijakan, sekaligus bagian dari upaya menjaga kekayaan budaya dan kearifan lokal.

"Arsip yang terdokumentasi dengan baik dan disajikan secara menarik akan menguatkan kecintaan dan kebanggaan generasi muda pada kekayaan budaya bangsanya," ujar Heny.

Pengelolaan arsip, lanjutnya, harus dilakukan secara profesional untuk menjaga keamanan, keutuhan, dan keaslian informasi. Arsip bernilai sejarah juga perlu dapat diakses masyarakat sebagai bagian dari pemenuhan hak atas informasi.

DPMPTSP Solo Juara Pertama Pengawasan Kearsipan Internal

Dalam kesempatan yang sama, Pemkot Surakarta memberikan apresiasi kepada perangkat daerah dengan hasil pengawasan kearsipan internal terbaik tahun 2026. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) meraih juara pertama.

Posisi kedua ditempati Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian, sedangkan juara ketiga diraih Sekretariat DPRD. Penghargaan Harapan I diberikan kepada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, sementara Harapan II diraih Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan.

Heny menegaskan tertib kearsipan merupakan kebutuhan mendasar dalam penyelenggaraan pemerintahan. Tata kelola arsip yang baik mempermudah pencarian dokumen, menyediakan informasi akurat, serta mendukung pengambilan keputusan secara cepat dan tepat.

"Pengawasan kearsipan tentu sangat penting untuk memastikan penyelenggaraan pemerintahan berjalan lancar, aman, dan tertib," tegasnya.

Pelestarian Arsip Bukan Hanya Tugas Pemerintah

Melalui LARAS KRIDA 2026, Heny berharap seluruh perangkat daerah terus meningkatkan kualitas tata kelola arsip, memperkuat integritas administrasi, dan menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi.

Ia juga mengingatkan pelestarian arsip bukan semata tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan partisipasi masyarakat. Dokumen, foto, surat, rekaman, hingga koleksi pribadi bernilai sejarah dapat menjadi sumber pengetahuan berharga apabila dirawat, dilestarikan, dan dibuka aksesnya bagi generasi mendatang.

Penghargaan Memori Kolektif Bangsa menjadi bentuk apresiasi terhadap tokoh dan lembaga yang berkontribusi dalam perjalanan sejarah dan kebudayaan Indonesia. Dokumen, rekaman, serta arsip yang berkaitan dengan kiprah mereka diharapkan tetap terjaga dan dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.

Follow jatenglink.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: mettanews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks