Pencarian

BYD Dolphin G DM-i, Supermini PHEV Paling Kecil di Inggris Siap Meluncur, Harganya Bikin Penasaran

Selasa, 26 Mei 2026 • 22:54:45 WIB
BYD Dolphin G DM-i, Supermini PHEV Paling Kecil di Inggris Siap Meluncur, Harganya Bikin Penasaran
BYD Dolphin G DM-i, supermini PHEV terkecil BYD, siap meluncur di Inggris musim gugur ini.

JAWA TENGAHBYD resmi mengumumkan kehadiran Dolphin G DM-i, supermini PHEV yang dirancang khusus untuk pasar Eropa dan akan mulai dijual di Inggris pada musim gugur tahun ini. Mobil ini disebut sebagai model BYD terkecil di segmen plug-in hybrid, dengan panjang 4.160 mm, setara dengan saudaranya, Dolphin Surf EV. Harganya diprediksi mulai di bawah £20.000 atau sekitar Rp 320 jutaan (kurs Rp 16.000).

Bukan Sekadar Mobil Kecil, Ini Senjata Baru BYD di Segmen B Eropa

BYD Dolphin G DM-i akan bersaing langsung dengan rival-rival berat seperti Renault Clio, Volkswagen Polo, dan Toyota Yaris. Bedanya, sebagian besar kompetitor hanya mengandalkan mild-hybrid atau full-hybrid, sementara Dolphin G datang dengan teknologi plug-in hybrid (PHEV) yang lebih canggih.

Wakil Presiden Eksekutif BYD, Stella Li, menyebut pasar B-segment Eropa sebagai salah satu yang terpenting. “Kami ingin Dolphin G mendefinisikan ulang apa yang bisa diharapkan konsumen dari mobil kompak di era elektrifikasi,” ujarnya dalam pernyataan resmi.

Sistem Hybrid yang Belum Sepenuhnya Terungkap

BYD belum merinci detail lengkap sistem Super Hybrid yang digunakan Dolphin G. Namun, diperkirakan sistem ini mirip dengan yang dipasang di SUV kecil Atto 2 DM-i. Konfigurasinya menggabungkan mesin bensin 1.5 liter yang berfungsi sebagai generator untuk motor listrik yang menggerakkan roda depan.

Klaim jarak tempuh gabungan bensin dan listrik mencapai lebih dari 621 mil atau setara 1.000 km. Informasi lebih lengkap soal spesifikasi teknis akan diumumkan saat peluncuran resmi pada Juni mendatang.

Diproduksi di Hongaria, BYD Ingin Dikenal Sebagai Merek Eropa

Yang menarik, Dolphin G adalah model pertama BYD yang benar-benar dikembangkan dari awal untuk konsumen Eropa. Bukan hanya dari sisi desain, tetapi juga dari segi produksi. BYD disebut akan memproduksi mobil ini di pabrik barunya yang berlokasi di Hongaria.

Stella Li juga menegaskan ambisi BYD untuk tidak lagi dipandang sebagai merek asing. “Tujuan kami adalah agar konsumen menganggap BYD sebagai merek Eropa,” tegasnya. Dolphin G akan menjadi model pertama dari rencana jajaran model segmen B dan C yang dikembangkan khusus untuk pasar Eropa.

Dengan pendekatan ini, BYD tidak hanya menjual mobil murah, tetapi juga membangun kepercayaan dan kedekatan dengan konsumen Eropa. Apakah strategi ini akan sukses? Kita tunggu respons pasar saat Dolphin G resmi meluncur.

Bagikan
Sumber: autocar.co.uk

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks