DEMAK — Puluhan siswa kelas V dan VI SD Negeri Donorejo 2 tampak antusias mengikuti sesi diskusi tentang bahaya berita bohong atau hoaks. Mereka diajak mengenali ciri-ciri informasi palsu dan praktik perundungan dunia maya atau cyberbullying yang kerap mengintai pengguna media sosial.
Kegiatan yang berlangsung di ruang kelas ini merupakan bagian dari program kerja KKN MIT ke-22 Posko 76 Sumber Makmur. Para mahasiswa menyampaikan materi dengan metode interaktif, memadukan presentasi, tanya jawab, dan permainan pemecah suasana atau ice breaking.
Materi Disusun Sesuai Kebutuhan Anak Usia Sekolah Dasar
Materi yang disampaikan mencakup pengenalan media digital, manfaat internet, hingga dampak positif dan negatif dari penggunaannya. Para siswa juga dibekali panduan tentang cara sehat menggunakan media sosial agar tidak terjebak pada kecanduan gawai.
Jefri Apriliyansya, pemateri dalam kegiatan tersebut, menekankan pentingnya edukasi ini diberikan sejak dini. Menurutnya, anak-anak saat ini sudah sangat dekat dengan gawai dan internet dalam keseharian mereka.
"Saat ini anak-anak sudah sangat dekat dengan gadget dan internet. Oleh karena itu, mereka perlu dibekali pemahaman mengenai cara menggunakan media digital dengan bijak agar terhindar dari dampak negatif seperti hoaks, cyberbullying, maupun kecanduan gadget," ujarnya.
Siswa Diajak Curhat Pengalaman Gunakan Internet
Selain menerima materi, para siswa diberi kesempatan untuk berbagi pengalaman terkait penggunaan internet dalam kehidupan sehari-hari. Pendekatan ini dipilih agar anak-anak lebih mudah memahami materi dan mampu menerapkannya di rumah masing-masing.
Koordinator Desa (Kordes) KKN Sumber Makmur, Abdulloh Naufal, menjelaskan bahwa program ini merupakan upaya konkret untuk membentuk kebiasaan positif dalam mengelola media sosial. Pihaknya berharap siswa tidak sekadar paham teori, tetapi juga mengubah perilaku digital mereka.
"Tujuan dilaksanakannya literasi digital ini adalah agar anak-anak dapat mengelola media sosial dengan baik dan bijak. Kami telah memberikan edukasi kepada siswa-siswi melalui penyampaian materi yang diselingi dengan berbagai kegiatan interaktif seperti ice breaking sehingga suasana belajar menjadi lebih menyenangkan dan materi dapat diterima dengan baik oleh peserta," ungkapnya.
KKN UIN Walisongo Fokus pada Pendidikan Karakter Digital
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang kepada masyarakat. Posko 76 Sumber Makmur memilih sekolah dasar sebagai sasaran karena usia tersebut merupakan fase kritis pembentukan kebiasaan, termasuk dalam penggunaan teknologi.
Dengan adanya pembekalan ini, diharapkan para siswa SDN Donorejo 2 tidak hanya menjadi pengguna internet yang cerdas, tetapi juga mampu menjadi penyebar konten positif bagi lingkungan sekitarnya.