SEMARANG — Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno menginstruksikan jajaran aparatur sipil negara (ASN) untuk menyebarluaskan informasi MTQ Nasional XXXI 2026 melalui kanal media sosial masing-masing. Hal ini disampaikannya di hadapan peserta apel pagi di lingkungan Pemprov Jateng, Senin (31/8/2026) pagi.
Menurut Sumarno, partisipasi ASN dalam mempromosikan agenda nasional itu bukan sekadar seremonial. Kehadiran delegasi dari berbagai provinsi membuat peran tuan rumah menjadi penentu sukses tidaknya penyelenggaraan.
MTQ Nasional XXXI Digelar September 2026, ASN Diminta Jadi Ujung Tombak Promosi
Sumarno menegaskan bahwa ajakan promosi ini menyasar seluruh ASN tanpa kecuali. Ia meminta mereka aktif mengunggah informasi terkait MTQ di akun media sosial pribadi maupun instansi.
"Event ini perlu kita gaungkan. Teman-teman bisa upload di media sosial masing-masing," ujarnya di Semarang, Senin (31/8/2026).
Menurutnya, promosi melalui media sosial dinilai efektif menjangkau masyarakat luas. Hal ini sekaligus membangun antusiasme publik menjelang kedatangan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Bukan Sekadar Lomba: MTQ Jadi Momentum Perkuat Persatuan Bangsa
Sumarno menilai makna MTQ Nasional melampaui agenda perlombaan keagamaan semata. Ajang ini menjadi sarana strategis memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap Al-Qur'an.
"MTQ tentu saja punya nilai yang besar, bagaimana kita meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa, serta mendorong pemahaman terhadap Al-Qur'an," kata Sumarno.
Ia berharap semangat kebersamaan ini selaras dengan rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah yang tengah berlangsung. Kolaborasi lintas elemen dinilai menjadi kunci sukses penyelenggaraan.
Hadiah Lomba HUT ke-81 Jateng Diserahkan, Sekda Tekankan Nilai Guyub
Dalam kesempatan yang sama, Sumarno menyerahkan hadiah kepada para pemenang berbagai perlombaan yang digelar dalam rangkaian peringatan tersebut. Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti pada seremoni, tetapi menjadi ruang memperkuat kerja sama aparatur.
"Ini adalah bagian untuk kita bersama-sama agar lebih guyub, bisa bekerja sama dengan baik, berkolaborasi dengan baik, menyatu untuk membangun Jawa Tengah," jelasnya.
Semangat kolaborasi itu pula yang ia minta terus dijaga dalam pelaksanaan tugas pemerintahan, termasuk menyukseskan MTQ Nasional XXXI 2026 di Kota Semarang. Kehadiran ribuan peserta dan pengunjung dari berbagai provinsi diharapkan membuat perhelatan semakin semarak. [ADV]