Pencarian

Pemprov Jateng dan Enam UIN Sepakat Kebut MoU Jadi Aksi Nyata, dari Kemiskinan Ekstrem hingga Sertifikasi Halal

Kamis, 03 September 2026 • 17:47:01 WIB
Pemprov Jateng dan Enam UIN Sepakat Kebut MoU Jadi Aksi Nyata, dari Kemiskinan Ekstrem hingga Sertifikasi Halal
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menerima audiensi Forum Rektor UIN se-Jateng di Semarang untuk membahas kolaborasi program penanggulangan kemiskinan ekstrem.

SEMARANG — Enam kampus Universitas Islam Negeri (UIN) se-Jawa Tengah mempertegas posisinya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam menurunkan angka kemiskinan. Forum Rektor UIN se-Jateng membawa sejumlah program yang siap dikolaborasikan dengan dinas-dinas terkait, bukan sekadar memperbarui dokumen kerja sama.

Ketua Forum Rektor UIN se-Jateng, Zaenal Mustakim, menyebut pertemuan dengan orang nomor satu di Jateng itu bertujuan merampungkan detail teknis kerja sama yang sudah tertuang dalam MoU. “Kami siap support program Gubernur dan kami ingin program apapun di pemprov juga melibatkan UIN di Jateng,” ujarnya.

Ragam Program yang Siap Dijalankan

Kolaborasi yang digodok tidak hanya menyentuh satu bidang, tetapi tersebar di beberapa lini yang menyangkut kebutuhan dasar warga. Zaenal merinci sejumlah agenda yang sudah masuk peta kerja sama dengan Pemprov Jateng, antara lain:

  • KKN Tematik di daerah dengan kemiskinan ekstrem;
  • peningkatan kapasitas sumber daya manusia;
  • sertifikasi halal produk UMKM;
  • pendidikan vokasi;
  • pengolahan sampah.

Selain itu, karena kampus-kampus ini berbasis keislaman, literasi keagamaan tetap menjadi salah satu fokus utama. “Kita juga punya program pemberdayaan masyarakat untuk ekonomi dan UMKM, juga soal sertifikasi halal,” imbuh Zaenal yang juga menjabat Rektor UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan.

Sertifikasi Halal Disiapkan untuk Dorong Wisata Ramah Muslim

Khusus soal sertifikasi halal, pembahasannya tidak berhenti pada urusan teknis produk. Zaenal menuturkan, langkah ini berkaitan dengan peta jalan pembangunan Jateng ke depan yang menempatkan sektor pariwisata dan ekonomi sebagai prioritas, termasuk pengembangan wisata ramah Muslim.

Artinya, keberadaan enam UIN diposisikan sebagai penyedia kapasitas keilmuan agar target tersebut tidak sekadar menjadi wacana di tingkat provinsi. Setiap program unggulan yang dibawa masing-masing kampus pun dinilai berpotensi dikolaborasikan dengan program pemprov maupun kabupaten/kota.

Arahan Gubernur: Vokasi dan KKN Tematik Harus punya Dampak Terukur

Gubernur Ahmad Luthfi menyoroti dua program yang menurutnya paling mungkin langsung dirasakan masyarakat, yaitu pendidikan vokasi dan KKN Tematik di kantong-kantong kemiskinan ekstrem. Untuk vokasi, ia meminta agar materi pelatihan benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja.

“Vokasi itu penting, nanti langsung koordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja Jateng agar terserap kebutuhan industri atau perusahaan,” kata Luthfi dalam audiensi yang digelar di Semarang itu.

Ia menambahkan, KKN Tematik yang selama ini berjalan bersama sejumlah kampus juga mesti diarahkan ke wilayah-wilayah yang angkanya masih tinggi. Semua kegiatan harus berorientasi pada hasil, bukan sekadar seremonial. “Intinya setiap kegiatan kita harus berorientasi pada hasil, yaitu kesejahteraan masyarakat. Nanti harus ada evaluasi,” pungkasnya.

Enam Kampus yang Terlibat dan Tindak Lanjut Berikutnya

Audiensi tersebut dihadiri langsung oleh Rektor UIN Walisongo Semarang Musahadi, Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta Toto Suharto, serta Rektor UIN Sunan Kudus Abdurahman Kasdi. Turut hadir Wakil Rektor 1 UIN Salatiga Miftahudin dan Wakil Rektor 3 UIN Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri (Saizu) Purwokerto Sunhaji.

Langkah selanjutnya, masing-masing program akan diteruskan ke dinas teknis terkait. Pendidikan vokasi misalnya, bakal langsung dikoordinasikan dengan Dinas Tenaga Kerja Jateng. Sementara detail teknis pengolahan sampah dan sertifikasi halal akan dipetakan bersama dinas yang membidangi sebelum akhirnya dijalankan dan dievaluasi hasilnya di lapangan.

Follow jatenglink.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: walisongo.ac.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks