Pencarian

Grebeg 1000 Kemeja di Sukorejo Pemalang Sedot Ribuan Warga, 2.500 Kemeja Gratis Diperebutkan

Selasa, 08 September 2026 • 12:16:31 WIB
Grebeg 1000 Kemeja di Sukorejo Pemalang Sedot Ribuan Warga, 2.500 Kemeja Gratis Diperebutkan
Warga berebut kemeja gratis dalam Festival Grebeg 1000 Kemeja di Lapangan Desa Sukorejo, Pemalang, Jawa Tengah, Minggu (6/9/2026).

PEMALANG — Tumpukan gunungan kemeja di Lapangan Desa Sukorejo, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, menjadi pusat perhatian ratusan warga yang saling berebut, Minggu (6/9/2026). Festival bertajuk Grebeg 1000 Kemeja itu berlangsung meriah sejak pagi hingga sore hari.

Ketua panitia pelaksana, Cismanto, mengatakan festival yang telah berjalan tiga tahun ini menjadi yang paling meriah dibanding edisi sebelumnya. Total 2.500 kemeja gratis yang terkumpul dari sumbangan warga habis diperebutkan dalam hitungan menit.

Simbol Kebanggaan Desa Sentra Konveksi

Festival ini bukan sekadar pesta rakyat. Bagi warga Sukorejo, grebeg kemeja adalah penegasan identitas desa yang selama ini dikenal sebagai salah satu sentra produksi kemeja di Pantura Jawa Tengah.

“Tujuannya untuk memperkenalkan bahwa di Desa Sukorejo adalah sentra produk kemeja. Harapannya ada perhatian lebih dari pemerintah agar bertambahnya lapangan pekerjaan untuk yang menganggur,” jelas Cismanto kepada Joglo Jateng, Senin (7/9/2026).

Apresiasi dari Sekda Pemalang

Plt. Bupati Pemalang, Nurkholes, yang diwakilkan Sekretaris Daerah (Sekda) Bagus Sutopo, menyaksikan langsung kemeriahan festival yang digagas pemerintah desa tersebut. Bagus menilai acara berskala desa ini mampu menarik perhatian publik luas.

“Walaupun festival ini hanya lingkup desa, namun suasananya sangat meriah sekali. Ke depan perlu evaluasi agar tahun depan kegiatan serupa bisa lebih meriah lagi,” ujarnya di sela-sela acara.

Bagus menyoroti potensi besar Desa Sukorejo di bidang konveksi. Ia mengutip filosofi Jawa, Ajining diri ono ing lathi, ajining rogo ono ing busono, yang bermakna harga diri seseorang terletak pada ucapannya, sedangkan kehormatan raga terletak pada pakaian. Menurut dia, masyarakat Sukorejo telah membuktikan diri sebagai komunitas yang peduli pada penampilan dan usaha di bidang busana.

Rangkaian Acara dan UMKM Lokal

Grebeg 1000 Kemeja menjadi puncak dari serangkaian acara yang sudah disiapkan sejak pagi. Sebelumnya, panitia menggelar lomba mewarnai tingkat TK dan PAUD se-Kecamatan Ulujami serta pengajian malam.

Pengunjung yang datang juga dimanjakan dengan sajian produk UMKM lokal, hiburan musik, dan pertunjukan seni tari. Ratusan stan kuliner serta kerajinan turut memeriahkan acara yang berlangsung dari pagi hingga sore hari.

Festival ini diharapkan mampu mendorong perputaran ekonomi desa sekaligus membuka mata pemerintah daerah akan besarnya potensi industri kemeja di Sukorejo yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian warga setempat.

Follow jatenglink.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: joglojateng.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks