JAWA TENGAH — Peristiwa itu menyisakan duka mendalam bagi warga Kelurahan Menteng Dalam. Petugas kepolisian telah memasang garis pembatas di sekeliling bangunan kos yang hangus, sementara bau menyengat sisa material terbakar masih tercium di udara. Sejumlah warga tampak berkerumun, menatap sisa-sisa hunian yang tak terselamatkan.
Berdasarkan laporan sementara, seluruh korban jiwa diduga terjebak di dalam bangunan saat api membesar dengan cepat. Hingga kini, petugas masih melakukan pendataan identitas para korban di lokasi kejadian.
Korban Luka Dievakuasi ke Rumah Sakit
Satu orang yang selamat dari amukan api dilaporkan menderita luka-luka. Korban langsung dievakuasi tim medis ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif. Kondisi terkini korban luka tersebut belum dirinci lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Belum ada keterangan resmi dari kepolisian mengenai dugaan penyebab kebakaran. Petugas pemadam kebakaran disebut masih bekerja di lokasi untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang tersisa.
Proses Olah TKP dan Identifikasi Korban
Tim identifikasi dari kepolisian diterjunkan ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Proses identifikasi korban menjadi prioritas utama sebelum jenazah dapat diserahkan kepada keluarga.
Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan api pertama kali terlihat dari bagian belakang bangunan kos sekitar pukul 02.00 WIB. "Warga sempat berupaya memadamkan dengan alat seadanya, tapi api cepat membesar," ujarnya di lokasi, Senin pagi.
Imbauan Keselamatan Menghadapi Risiko Kebakaran
Peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya kesiapan menghadapi kebakaran di hunian padat penduduk. Instalasi listrik yang tidak terawat dan penggunaan peralatan elektronik secara berlebihan kerap menjadi pemicu utama kebakaran di kawasan permukiman.
Warga diimbau untuk memeriksa secara berkala kondisi instalasi listrik di rumah masing-masing serta memastikan alat pemadam api ringan tersedia di lingkungan sekitar. Kepolisian setempat juga akan berkoordinasi dengan pemerintah kelurahan untuk melakukan evaluasi keamanan bangunan hunian di wilayah Tebet.
Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi dan penyelidikan masih berlangsung. Garis polisi tetap terpasang di lokasi untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan serta memudahkan kerja tim investigasi.